kya-tika aku berkaca..
Siapa sih aku? Kenapa sih aku kaya gini? Maka dari itu hari ini aku berusaha ngaca. Sebenernya sih tiap hari aku ngaca eh tiap menit deng HAHA harus slalu oke dong tiap saat, Kya gitu! Haha sok cantik. Kata orang kita harus selalu mengaca, eh berkaca, eh apapunlah pokonya di depan kaca. Dan ketika kita telah melakukan itu, kita bisa melihat diri kita yang sebenarnya. Wets, gaya banget pikirku? (haha PIKIRKU, betapa baku-nya, girl!) Maka dari itu aku mikir, yaudah mari kita coba cobi nih, siapa tau aku bisa bener-bener tau siapa diri Kya yang sebenernya. Oke kita mulai.
Aku berdiri di depan kaca, dan aku melihat seorang gadis berumur 18taun, yang..
OH SHIT! BERJERAWAT!
HAHA fak fak, apa-apaan ini? Jadi, gadis berjerawat? Itu kah aku yang sebenar-benarnya? Edan, KECEWA. K E C E W A! Pake SPASI! Haha ga mungkin, lgsg aku coba cobi lagi, ayo mungkin kali ini bisa melihat diri lebih dalam.
Hm, tapi ini emang ada jerawat nih di deket idung sialan haha masih dibahas. Oke skip! Oke.. skarang aku melihat seseorang yang tersenyum. Anehnya orang ini tersenyum pada dirinya sendiri ketika mengaca. Haha sok misterius padahal itu aku deng, si Kya yang selalu senyum kalo abis sisiran (kadang sambil sisiran HAHA gila gila, multitalented dan multitasking) atau lagi pake krim malem. Hm yaya, narsis! Haha.
Selain itu aku juga bisa melihat seseorang dengan wah gaya rambut masa kini nih kayanya, gila siapa nih rambutnya ko bagus banget? HAHA memuji diri sendiri. Iya rambut aku panjang, sepunggung (punggung itu panjang dan ada ukurannya, haha sungguh penjelasan yang jelas), dengan poni GOLEM! (GO lalu LEMPAR!), rambutnya style-nya semacam tangga style yang dimana rambut daerah deket lehernya lebih pendek style daripada yang setelahnya, dan begitu terus menjadi semakin memanjang style haha kebanyakan style. Aku suka rambut aku, walau ga gitu lembut kalo ada seorang lelaki yang mau pegang (haha sial! Tidak sempurna!), tapi posisi rambutku ABSOLUT & PASTI, selalu sama/per sekon-nya haha.
Dari rambut, aku juga bisa liat si orang ini (padahal ngomongin diri sendiri) cara berpakaiannya boleh banget. Bisa dibeli! Haha, gayanya oke. Perpaduan baju, celana, gelang kalung dan berbagai aksesoris lainnya seperti gelang kalung (haha diulang), bagus. Seleranya keliatan berkelas, kelasnya kelas 3A deh kayanya HAHA apaan coba ga jelas. Aku suka style orang ini. Aku suka saat dia pake tas coklat, tunic putih, jeans biru muda, sepatu moccasins, dan kalung Indian dan gelang kayu coklat (bukan kayu norak yg dipiloks). Perfecto! Aku suka dia, haha hm yaya!
Lalu sedikit turun ke bawah, ooh aku melihat benda berkilauan yang ia genggam! Apakah itu? Dan WOW! Pemirsa, ternyata sebuah Blackberry Bold gila gila! (apaan sih sewot sendiri padahal hape sendiri haha ets bukan hape, blackberry bukan hape, tapi blackberry itu B L A C K B E R R Y pake spasi, HAHA!). Keliatannya masih gress, dan keliatannya masih amatir nih pemiliknya ga bisa nge-UNLOCK keypad blackberry boldnya HAHA.
Tapi di sisi lain, aku bisa melihat sesuatu di mata aku (eh dia maksudnya, haha sial nih gagal bikin narasi sok sok sudut pandang orang ke 2, eh 3, eh 4, eh hmmm skip). Aku melihat kekosongan, bukan karena mataku sipit (ga nyambung, girl!), aku melihat suatu titik kesepian dimana aku merasa ga nyaman. Iya, aku punya banyak teman di dunia ini. Wets lebay, skala-nya dunia haha mentang-mentang pernah skolah di Amerika. Wets tuh kan sombong, wooo hahaha. Tapi rasanya, semua itu hanyalah semu. (HAHA SAY WHAT? SEMU? Gila sok sok pake bahasa puisi lagi!)
Tapi bener, kenapa rasanya aku sendiri ya? Dengan semua yang aku miliki, dengan predikat social butterfly yang aku sandangi. Hm yaya, itu nge-rhyme. Wets sok inggris, haha!
Mungkin memang setiap orang punya sisi dimana mereka ngerasa kesepian, dan begitu sendiri. Tapi untuk aku, Kya, aku sebenernya ga ngerasa sendiri-sendiri amat sih. KAN ADA BLACKBERRY MESSENGER HEHEHEHE.
Gila, inkonsisten! Haha, well this is me. Kiara Caesaria Luminasati.